Dikalahkan 1-4, Simon McMenemy Memuji Jordan

Jangan Puaskan Diri Anda Sebelum Anda Menjadi Anak Kalimantan Tengah

INILAHCOM, Amman – Indonesia harus mengakui keunggulan Jordan setelah kekalahan dengan skor 1-4, dalam pertandingan uji coba FIFA Matchday, Selasa (6/11/2019).

Indonesia hanya mampu mencetak gol melalui penalti Alberto Goncalves di menit akhir pertandingan. Sepanjang pertandingan, skuad Garuda kesulitan mengembangkan permainan mereka.

Berbicara setelah pertandingan, pelatih Indonesia Simon McMenemy mengakui Jordan adalah tim yang kuat, tetapi ia tidak menyesali kekalahan tersebut.

"Penghargaan untuk Jordan, tim yang kuat dan teknis. Tim yang sama yang mengalahkan Australia. Alasan utama kami di sini adalah untuk menjadi lawan tim yang kuat, dan kami mendapatkannya hari ini," kata Simon.

Simon berharap Evan Dimas dan teman-temannya dapat mengambil pelajaran dari pertandingan, terutama tim sedang dipersiapkan untuk menjalani kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Kita semua ingin menang, tetapi para pemain harus belajar. Ambil pertandingan ini sebagai pengalaman. Semoga kita bisa belajar. Jordan adalah yang tepat yang sulit dimainkan. Jika misalnya kita kembali ke sini lagi, tentu saja persiapan akan lebih baik, " dia melanjutkan.

"Saya tidak ingin berbicara tentang kesalahan pemain individu. Saya ingin kesalahan mereka digunakan sebagai pembelajaran sehingga mereka lebih berkembang," pungkasnya.

Selanjutnya, tim nasional Indonesia akan menghadapi tim nasional Vanuatu dalam uji coba FIFA Matchday kedua, yang akan diadakan di Stadion Bung Karno pada 15 Juni 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *