Mancini menyebut permainan Italia terlalu berisiko

Mancini menyebut permainan Italia terlalu berisiko

INILAHCOM, Turin – Roberto Mancini merasa lega bahwa tim nasional Italia memenangkan kemenangan atas Bosnia Herzegovina setelah tertinggal lebih dulu. Dia menyoroti permainan timnya yang terlalu berisiko untuk diambil.

Italia menjamu Bosnia dalam kelanjutan pertandingan Kualifikasi Grup J Piala Eropa 2020 di Stadion Juventus, Rabu (12/6/2019) dini hari WIB. Gli Azzurri mendominasi kepemilikan 65 persen dibandingkan dengan 25 persen untuk tim tamu.

Meski begitu, Italia mengalami kesulitan mencetak gol karena Bosnia menumpuk banyak pemain di area bermain mereka sendiri. Bosnia memimpin lebih dulu melalui gol Edin Dzeko di menit ke-32.

Keputusan Mancini untuk menginstruksikan para pemainnya untuk menjelajah di babak kedua membuahkan hasil. Gol Lorenzo Insigne pada menit ke-49 menyamakan skor.

Setelah gol, Bosnia memiliki dua peluang untuk melepaskan tembakan ke gawang yang memaksimalkan serangan balik. Untung saja dua peluang gol tak berujung ini.

Tekanan untuk tekanan yang diluncurkan oleh Italia akhirnya membuahkan hasil, tuan rumah berbalik unggul setelah Marco Veratti mencetak gol pada menit ke-86. Skor 2-1 untuk keunggulan Italia atas Bosnia bertahan hingga laga usai.

Mancini senang dengan mentalitas dan tekad yang ditunjukkan oleh timnya dalam situasi yang tertinggal. Hanya saja, dia dibuat sedikit khawatir oleh serangan Italia yang dianggap terlalu berisiko.

"Semua pertandingan sulit, terutama di akhir musim. Tim-tim Bosnia berisi pemain dengan teknik luar biasa, jadi kami tahu ini akan menjebak," kata Mancini.

"Tidak mudah membalikkan pertandingan seperti ini dan kami sering menghadapi risiko serangan balik, tetapi itulah yang harus kami lakukan."

"Kami mendominasi setelah istirahat dan kami pantas menang. Mungkin kami tidak cukup baik untuk melakukan tekanan dan kelelahan, yang menyebabkan kami terlalu berisiko untuk menghadapi serangan balik," pungkasnya.

Dengan tambahan tiga poin, Italia masih kokoh di puncak Grup J dengan 12 poin dari empat pertandingan, sementara Bosnia di posisi kelima empat poin.[rza]

Sumber: Sepak bola-Italia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *